Dampak Perceraian Orangtua Terhadap Perkembangan Psikososial Anak: A Scoping Review

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Kurniawan Kurniawan
Yuni Nur’aeni
Puput Nugraha
Vivi Maysarah
Dina
Siti Zahra

Abstract

Latar belakang: Tingginya kasus perceraian pada orang tua berdampak besar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan: untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan psikososial pada anak. Metode: pendekatan studi menggunakan scoping review dan menggunakan 3 database yaitu PubMed, CINAHL dan Scopus. Hasil: Terdapat enam studi menjabarkan terkait dampak yang terjadi akibat perceraian tersebut bagi anak diantaranya menimbulkan gangguan perkembangan pada kepribadiannya, baik itu mental, intelektual, emosi intelektual, maupun mental psikososial diantaranya muncul perasaan kesedihan, ketakutan akan ditolak, dibuang, ketidakberdayaan, marah, sakit hati, kesepian, bersalah, menyalahkan diri sendiri, serta kecemasan hingga merasa dikhianati oleh orang tuanya. Kesimpulan: Perceraian pada orang tua menyebabkan anak tidak dapat belajar dengan baik bahkan membawa pengaruh yang negatif terhadap perkembangan psikososial anak dalam masa pertumbuhannya. Oleh karena itu suasana keluarga yang bahagia sangat diperlukan dalam perkembangan sosial dan emosional anak.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
1.
Kurniawan K, Nur’aeni Y, Nugraha P, Maysarah V, Revindha L, Zahra S. Dampak Perceraian Orangtua Terhadap Perkembangan Psikososial Anak: A Scoping Review. jdk [Internet]. 2023 Jul. 6 [cited 2026 Sep. 25];11(2):163-75. Available from: https://jdk.ulm.ac.id/index.php/jdk/article/view/485

References

  1. Jati P, Amrina A. Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak. In Prosiding Seminar Nasional Hukum. In: Prosiding Seminar Nasional Hukum. 2022.
  2. Sukmawati B, Oktora N Dela. DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA BAGI PSIKOLOGIS ANAK. SETARA J Stud Gend dan Anak. 2021;3(2):24–34.
  3. Hasanah U. Pengaruh Perceraian Orangtua Bagi Psikologis Anak. AGENDA J Anal Gend dan Agama. 2020;2(1):18.
  4. Çaksen H. The effects of parental divorce on children. Psychiatrike. 2022 Mar;33(1):81–2.
  5. Widiastuti RY. Dampak Perceraian Pada Perkembangan Sosial Dan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. PG - PAUD Trunojoyo. 2015;2(2):76–149.
  6. Veronika N, Azhar PC, Sugma AR. Dampak Perceraian Terhadap Kondisi Psikologi Anak. J Berbas Sos. 2022;3(1):30–7.
  7. Matondang A. Faktor-faktor yang Mengakibatkan Perceraian dalam Perkawinan. J Ilmu Pemerintah dan Sos Polit [Internet]. 2014;2(2):141–50. Available from: http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma
  8. van der Wal RC, Finkenauer C, Visser MM. Reconciling Mixed Findings on Children’s Adjustment Following High-Conflict Divorce. J Child Fam Stud [Internet]. 2019;28(2):468–78. Available from: http://dx.doi.org/10.1007/s10826-018-1277-z
  9. Reiter SF, Hjörleifsson S, Breidablik HJ, Meland E. Impact of divorce and loss of parental contact on health complaints among adolescents. J Public Heal (United Kingdom). 2013;35(2):278–85.
  10. Averdijk M, Malti T, Eisner M, Ribeaud D. Parental separation and child aggressive and internalizing behavior: An event history calendar analysis. Child Psychiatry Hum Dev. 2012;43(2):184–200.
  11. Lee SA. Parental Divorce, Relationships with Fathers and Mothers, and Children’s Romantic Relationships in Young Adulthood. J Adult Dev [Internet]. 2018;25(2):121–34. Available from: http://dx.doi.org/10.1007/s10804-017-9279-4
  12. Tullius JM, De Kroon MLA, Almansa J, Reijneveld SA. Adolescents’ mental health problems increase after parental divorce, not before, and persist until adulthood: a longitudinal TRAILS study. Eur Child Adolesc Psychiatry [Internet]. 2022;31(6):969–78. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85100818112&doi=10.1007%2Fs00787-020-01715-0&partnerID=40&md5=2a67b2e0791c4fe0b44b5501b98889bd
  13. Dykes G, Ward M. Parents And Adolescents in The Post-Divorce Period: The Effects on Adolescent Psychosocial Development. Soc Work (South Africa) [Internet]. 2022;58(3):366–81. Available from: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85138585197&doi=10.15270%2F58-3-1062&partnerID=40&md5=016d807035648fcd1185f0937b483ffb
  14. Ulfah M. DIGITAL PARENTING: Bagaimana Orang Tua Melindungi Anak-anak dari Bahaya Digital? Edu Publisher; 2020.
  15. A’yuni Q, Maharany S, Kasiari N, Firdaus W. Pola Pendidikan Agama Islam pada Anak Korban Keluarga Broken Home. J Imtiyaz. 2021;5(02):64–76.
  16. Afiati T, Wafiroh A, Sofyan MS. Upaya Pasangan Suami Istri Tidak Memiliki Keturunan dalam Mempertahankan Keharmonisan Rumah Tangga (Studi Kasus di Desa Siru Kabupaten Manggarai Barat NTT). J Huk Kel. 2022;14(2):161–84.
  17. Nurhadi. Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Penyesuaian Pernikahan pada Pasangan Usia Dini [Internet]. 2020. Available from: https://all3dp.com/2/fused-deposition-modeling-fdm-3d-printing-simply-explained/
  18. Moenadi N. Kecenderungan Kenakalan Remaja Ditinjau Dari Status Perkawinan Orang Tua Pada Siswa Sma Di Kecamatan Sakti Pidie. 2021.
  19. Sawyer SR. The Prevalence and Impact of Burnout, Adverse Childhood Experiences, and Other Factors in Predicting Compassion Fatigue [Internet]. search.proquest.com; 2020. Available from: https://search.proquest.com/openview/cf58c0586203251166a649e763da7e95/1?pq-origsite=gscholar&cbl=18750&diss=y